Pesan Cinta dan Perdamaian Wanita (Ibu) Indonesia

Bunderan Hotel Indonesia, Senin 14 Februari 2011. Indonesia Women’s Association For Global Peace. Menyuarakan pesan perdamaian, dan menolak tegas segala tindak kekerasan di bumi Nusantara ini.

Perempuan seperti yang kita tahu adalah sumber kekuatan maha lembut, dan tentu saja tidak bisa tinggal diam jika melihat kekerasan apapun alasannya. Baik yang di lakukan atas nama agama, politik atau yang lain-lainnya hal tersebut mendasari organisasi ini terbentuk.

Pesan  Perdamaian Global

Seperti yang di sebutkan di dalam website resmi http://www.iwag-peace.orgVisi, Misi dan Deskripsi gerakan yaitu diantaranya :

Membangun kesadaran publik tentang kampanye anti kekerasan secara kolektif dan semuanya di mulai dari perdamaian di dalam diri.

Sebuah gerakan dan partisipasi kepedulian kapada kondisi bangsa saat ini yang tanpa sadar di tawan oleh “kelompok radikal”. Bahwasannya kezaliman tidak bisa di biarkan begitu saja. Karena menyangkut dampak yang akan di terima dari genarasi setelahnya, kekerasan jika di biarkan akan membawa ketidak pedulian pada diri kita semua. Dan pada dasarnya kita tidak boleh di cerai-beraikan oleh suatu upaya agar usaha perdamaian ini gagal.

Di dasari oleh semangat tersebut bahwasannya perdamaian adalah perjuangan kita saat ini sebagai bangsa. Dan seorang Ibu atau perempuan tidak akan membiarkan ini semua dan akan terus berjuang dengan kekuatan kelembutannya.

Gerakan ini terbuka bagi siapa saja baik di nusantara maupun di luar negeri yang peduli akan sebuah pesan yang begitu menggetarkan yaitu pesan perdamian Indonesia, tidak hanya itu tapi pesan perdamain dunia, perdamaian secara global.

Deklarasi  Indonesia Women’s Association for Global Peace (IWAG-Peace)

Aksi Damai – Suara Perempuan Bagi Perdamaian Dunia. Demikian aksi ini di namakan. Di lakukan serantak di 3 kota besar Jakarta – Bundaran Hotel Indonesia. Yogyakarta – Tugu Yogya ; Surabaya – Taman Apsari (Depan Patung Gubernur Suryo) dan Bali – Museum Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi Renon Denpasar.

Adapun Isi Deklarasi tersebut :

Kami perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang Agama, Suku Bangsa, Warna Kulit, dan Profesi bersatu untuk menyatakan secara tegas serta dengan penuh kesadaran bahwa “KEKERASAN DALAM BERBAGAI BENTUK ATAS NAMA APAPUN ADALAH PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA, UNTUK ITU KAMI PEREMPUAN SEBAGAI TIANG NEGARA SEPAKAT UNTUK BERTINDAK SECARA NYATA DALAM MENGHADAPI KEKERASAN DENGAN KELEMBUTAN KAMI KARENA KAMI YAKIN KEKERASAN HANYA BISA DIHAPUSKAN DENGAN KELEMBUTAN”

Kami akan terus berjuang agar kekerasan tidak lagi menjadi suatu hal yang seolah-olah wajar di negeri ini, agar manusia dapat kembali mendengar suara hati nuraninya sehingga tidak membiarkan kekerasan itu terjadi. Kami tidak hanya akan melakukan upaya korektif tapi juga upaya preventif melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Kami akan menggalang kemitraan dengan berbagai pihak terutama gerakan perempuan lain yang juga peduli dengan perdamaian global. Selain itu, kami berupaya untuk membawa isu kekerasan yang terjadi dalam negeri ke masyarakat internasional apabila pemerintah tidak dapat bertidak secara tegas dan cepat, agar dunia internasional bisa mendapat informasi yang jelas mengenai setiap pelanggaran hak asasi manusia agar selanjutnya dapat memberi tekanan kepada pemerintah untuk memberantas setiap aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok atau pihak manapun di bumi pertiwi.

Jakarta, 14 Februari 2011

Atas Nama Perempuan Indonesia

Puisi Semangat Perdamaian

Indonesia, tidakkah kau merindukan
kelembutan seorang Ibu

di mana tangannya membelai
hati dan kesabaran

menimangmu selayaknya
kau adalah anak
putra dan putri raja
di nusantaramu sendiri

perdamaian adalah
jalan kami

dan akan terus seperti itu
ketahuailah bahwa kekuatan
perdamaian kami lebih kuat
dari semangat kehancuran
kekerasan batu nisan
jiwa yang kosong
tempat ular mancari mangsa
dan melahapnya dalam gelap

kelembutan Ibu kami mengajari
kami agar tidak melawan kekerasan,
kekerasanmu dengan kekerasan

namum melawannya dengan cinta

itulah pesan Ibu kami
sang dewi perdamaian

salam damai

damai

damai

damai

Published by

depalpiss

Digital Blogger Simple Story. Berbagi dan bercerita, blogger kecil dalam dunia blogger Indonesia ||

Kicauan Pertamax di “Pesan Cinta dan Perdamaian Wanita (Ibu) Indonesia”

Berkicaulah bro and sis ;)