Replay | Hidup dan Mati Berulang-ulang?

Novel Replay ~ Bagaimana Jika Kau Bisa Hidup Kembali Berulang-ulang?

Pernah baca sebuah Novel Fiksi Fantasi karya Ken Grimwood ? Sebuah novel yang cukup menarik menurut saya. Kebetulan saya telah membaca versi terjemahan dalam bahasa Indonesia.

Yang menarik dari novel Replay adalah sang penulis begitu detail menjelaskan benda-benda, tempat dan pernak-pernik lain dalam menjalin cerita. Walaupun agak sedikit membosankan pada awalnya saya membaca detail-detail pendukug cerita tersebut, namun belakangan justru itulah yang membuat novel ini begitu kuat secara imajinasi.

 

Sinopsis Cerita Novel

Adalah Jeff Winston seorang suami berumur 43 tahun, meninggal pada tahun 1988. Namun kejadian aneh menimpa dirinya, setelah ia mendapati bangun kembali di sebuah asrama sekolahnya di tahun 1963 dan dalam usia 18 tahun.

Cerita mulai saling taut-menaut, misteri yang tidak bisa di jawab Jeff kembali menguak. Kejadian masa itu tetap sama, dialog-dialog dengan teman-temannya, dengan orang-orang lain pada masa kehidupan itu. Jeff memiliki ingatannya kembali. Termasuk kepada sang mantan pacarnya.

Namun, singkat cerita. Jeff berfikir karena semua jalan cerita sama, yang berbeda adalah pemahaman Jeff sendiri. Dia seperti peramal karena tahu seperti apa kejadian-kejadian setelahnya, yang ia harus lakukan hanya mengingat kejadian-kejadian tersebut.

Walaupun memang tidak semuanya ia ingat, hanya kejadian penting dan berkesan yang sangat mudah ia ingat seperti percintaannya.

Kemudian muncul ide, untuk menjadi kaya dan sukses, ia memanfaatkan momen itu untuk melakukan berbagai judi. Terutama pacuan kuda. Dan ia sukses mendadak dari situ.

 

Bagaimana dengan Percintaan?

Namun, kesuksesan itu tidak serta merta membuatnya bahagia. Ia harus di hadapkan dalam persoalan cinta yang tidak ada habisnya. Ia harus kembali jatuh cinta lagi, dalam keadaan masa itu.

Namun ia tidak pernah bisa menyembunyikan luka dirinya beberapa kali pula ia akan mengalami kehilangan orang yang di cintainya tersebut pada masa itu?.

 

Distorsi Kematian

Mungkin rasa muak, yang mengampiri diri Jeff dan mulai berkata dalam dirinya ia harus segera mengetahui misteri ini dan mencoba memecahkannya.

Nasib membawanya bertemu dengan Pamela seorang “replayer” lain istilah untuk orang yang di karunai “bakat ini”. Bersama mereka mencari jawaban untuk menguak misteri kematian yang aneh ini. Mulai mencari pesan rahasia dalam iklan di koran dan ia mendapatkan replayer lain di rumah sakit jiwa. Sampai memecahkan dalam kitab-kitab yang sangat terkenal seperti Rig-Veda, Upanishads dan Bhagavad-Gita.

Namun misteri itu, tetap tidak terungkap atau mungkin sebaiknya memang seperti itu?, awalnya Jeff dan Pamela bisa mendapatkan sedikit petunjuk dengan membuat hitungan kematian Jeff. Namun lama kelamaan kematian-kematian yang lain mengalami distorsi, tidak sesuai perhitungan yang telah berhasil di rangkai dan makin sulit di prediksi.

 

Pesan Dalam Novel

Pesan dan renungan di dalam novel tentu saja beragam menurut saya, tergantung siapa yang membaca novel ini. Namun begitu menurut saya renungan yang bisa saya dapatkan adalah.

Berapa seringnya diri kita melakukan kesalahan yang berulang-ulang dalam kehidupan kita, berulang … ulang… ulang … dan berulang.

Mungkin ini yang di namakan oleh orang bijak sebagai, terjatuh di dalam lubang yang sama berulang-ulang. Walaupun saya tidak terlalu mengerti apakan “reinkarnasi” model seperti di dalam cerita novel ini benar-benar ada?, saya tidak tahu.

Itu adalah sebuah misteri … yah sama seperti di dalam novel bahkan akhir cerita novel sendiri “menggantung”, alias tidak terjawab.

Tapi, mungkin renungan nyata seperti yang saya sebut di atas yang saya bisa rangkai ketika selesai membaca novel ini. Tepatnya bukan renungan :) tapi lebih mirip seperti pertanyaan.

“Bagaimanakah, kita belajar dari kesalahan yang telah kita lakukan berulang-ulang tanpa kita sadari?”

Hmmm, hanya diri kita yang tahu jawabannya … semoga … πŸ˜‰

 

Terjebak Masa Lalu dan Masa Depan

Ada hal menarik dari novel Replay ini, ketika kita mencoba menanggalkan unsur fiksi dalam buku tersebut maka kita akan mendapatkan sang penulis secara cermat membuat sindirin yang sangat halus dan menyentil hati untuk kita melalui perenungan yang dalam yaitu :

Terkadang kita begitu terpengaruh dengan kejadian, memori serta keberhasilan dan kegagalan masa lalu, kesedihan atau penderitaan dan kesenangan masa lalu, secara berlebihan. Sehingga membuat kita lupa bahwa kita hidup pada masa ini, saat ini … sekarang.

Dan terkadang kita terlalu menaruh terlampau berlebih harapan pada masa depan yang belum akan kita lewati, sehingga hal itu menciptakan semacam penyakit psikologis, ketika hal-hal yang kita rencanakan tidak sesuai seperti yang kita harapkan, akhirnya menimbulkan rasa kecewa terus-menerus dan penderitaan. Sehingga lagi-lagi kita lupa kita, lupa untuk hidup di masa ini, saat ini … sekarang.

Dan penulis mencoba mengajak kita untuk hidup pada masa, ini… sekarang, saat ini juga dan mencoba mengajak pembaca untuk melepas masa lalu yang telah lewat dan tidak perlu mengkhawatirkan masa depan.

Karena masa depan kita, adalah saat ini. Pada saat itu terjadi maka beban berat, telah berhasil kita lenyapkan secara perlahan-lahan. Sehingga akhirnya tidak menjadi sumber kekecewaan yang berulang… ulang… ulang dan berulang…

Hmmm sebuah renungan yang sangat indah, dari mu Ken Grimwood … terima kasih … salam hormat :)

Published by

depalpiss

Digital Blogger Simple Story. Berbagi dan bercerita, blogger kecil dalam dunia blogger Indonesia ||

6 kicauan di “Replay | Hidup dan Mati Berulang-ulang?”

  1. saya sendiri kurang menyukai membaca novel, lebih suka membaca yang ada gambarnya πŸ˜€

    β€œBagaimanakah, kita belajar dari kesalahan yang telah kita lakukan berulang-ulang tanpa kita sadari?”

    pendapat saya pribadi seharusnya tidak ada kesalahan yang berulang kali, karena sudah tahu itu salah, tapi yang namanya hidup tidak ada yang tahu yang penting kita sudah berusaha menjadi yang lebih baik :)

  2. serem juga kalau bisa hidup berulang kali, yang jelas akan mengalami distorsi, ibaratnya kita sedang tidur lama kemudian bangun di tempat berbeda, pasti kaget banget

    1. iyah bener, padahal kalo di buat film bagus nih!, sayang belum ada filmnya… (: lumayan juga ceritanya buat hiburan, tapi sebetulnya setiap karya fiksi punya pesan yang ingin di sampaikan penulisnya lewat cerita yg di sampaikan itu, sip dech have a lovely day my friend πŸ˜‰

  3. wah saya belum membaca novel ini mas.
    jadi penasaran dengan ceritanya yg kayaknya menarik nih.
    dimana ya bisa mendapatkannya?

    1. kalo saya ini, di kasih sama abang saya, di gramedia pasti ada buku2 novel populer macem begini Mas :) mmg suka novel juga Mas bro, wah keren, kalo saya iseng karena ceritanya menarik, saya tulis aja! ini ((:

Berkicaulah bro and sis ;)