Sekuntum Senyum

smile_stress

berikanlah sekuntum senyum
untuk hati yang sepi

berikanlah sekuntum senyum
untuk jiwa yang renta

gemerlap cahaya hanya ilusi
yang ku butuh hanya
sekuntum senyum

ada duri merindu di dalam kalbu
menyeruat meronta dan menusuk-nusuk

dalam genggamam sekuntum senyum
di lemparnya kepadaku

hanya kita yang tahu
hanya kita yang mengerti
sebagian menilai
sebagian meraba rasa

sampailah aku kepadanya

“sekuntum senyum”

Rempoa, 09 Agustus 2010

Published by

depalpiss

Digital Blogger Simple Story. Berbagi dan bercerita, blogger kecil dalam dunia blogger Indonesia ||

9 kicauan di “Sekuntum Senyum”

    1. wah mantap itu Kang Mangs Aduls 😀 kalau dalam bekeluarga harus pinter2 saling menjaga keharmonisan biar saling senyum tulus, salam buat keluarga di sana sahabat :)

    1. iyah salam kenal kembali, Terimkasih Mas Bro Ibrahim, telah mengapresiasi puisi sederhana ini, mudah2an kedepan saya bisa belajar lebih banyak lagi … amin :)

Berkicaulah bro and sis ;)